HUMBAHAS, ASPIRASI.news – Rapat koordinasi (rakor) teknis perencanaan pembangunan kawasan konservasi/rawan bencana se-Sumatera Utara resmi ditutup, di Hotel Akasia Doloksanggul, Selasa (31/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Humbang Hasundutan yang berhalangan hadir diwakili oleh Sekdakab Chiristison R Marbun.
Dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Sekda Chiristison R. Marbun, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Kabupaten Humbahas.
“Kami menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, termasuk Kepala Bapperida Provinsi Sumatera Utara. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Humbahas sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.
Rakor teknis perencanaan pembangunan kawasan rawan bencana tahun ini memiliki peran penting dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan antar seluruh level pemerintahan, khususnya dalam upaya perlindungan kawasan konservasi dan penanganan daerah rawan bencana.
Fokus pembangunan diarahkan pada perlindungan aset ekologis wilayah hulu serta penguatan mitigasi bencana secara regional.
Bupati Humbahas menambahkan, upaya tersebut sangat relevan dengan kondisi daerah yang pernah terdampak bencana pada November 2025.
Oleh karena itu, Pemkab Humbahas sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat dalam pengalokasian program pembangunan guna mencapai target pembangunan daerah secara menyeluruh.
Diharapkan adanya sinergi dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah atasan demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan khususnya di Kabupaten Humbahas. | Samar/r





