SAMOSIR, ASPIRASI.news – Praktik perjudian jenis toto gelap (togel) di wilayah Kabupaten Samosir semakin merajalela. Kegiatan bisnis haram yang dilarang perundang-undangan tersebut sampai saat ini masih terus berlangsung marak dan leluasa beroperasi tanpa ada penindakan yang tegas dari Kepolisian Resor (Polres) Samosir.
Judi tebak angka tersebut setiap harinya ada tiga putaran, yakni Sidney, Singapore dan Hongkong.
Berdasarkan informasi yang berkembang, bahwa kegiatan judi togel di Kabupaten Samosir diduga dikendalikan oleh oknum TNI bermarga Bakkara.
Diduga hal inilah yang membuat Kapolres Samosir AKBP Rina Tarigan dinilai tidak berdaya menumpas judi togel di wilayah hukum Polres Samosir, sehingga pihak kepolisian takut menangkap bandar dan juru tulis.
“Sekarang ini membeli togel di Samosir seperti membeli kacang goreng. Mereka membeli nomor sudah terang-terangan. Tukang tulis tidak lagi takut sama polisi,” ujar sumber media ini yang meminta namanya dirahasiakan.
Pria itu menambahkan, warga yang memasang nomor tebak angka itu semua sudah tau bahwa adanya dugaan keterlibatan oknum TNI, sehingga perjudian tersebut bebas beroperasi hingga saat ini.
Masyarakat mencurigai, bahwa bebasnya judi togel beroperasi di Samosir karena diduga kuatnya pengaruh bandar togel berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat, sehingga hingga kini masih terus bebas dari sentuhan dan jeratan hukum.
Tidak sulit mendeteksi keberadaan judi togel di Samosir. Nyaris di setiap kedai kopi menyediakan buku tafsir mimpi dan nomor angka tebakan yang keluar terpampang di atas meja.
“Fenomena menjamurnya judi togel di Samosir sangat mengganggu tatanan sosial hingga masyarakat kerap lupa ke ladang akibat asik membahas tebak angka hingga larut malam,” pungkasnya. | TIM





