Togel Marak di Dairi, Polisi Diduga Tutup Mata

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

DAIRI, ASPIRASI.news – Permainan judi jenis tebak angka atau yang biasa disebut togel (toto gelap), sampai saat ini masih terus marak dan beroperasi secara bebas di Kabupaten Dairi.

Mirisnya, membeli kupon togel di Dairi seperti membeli kacang goreng. Mudah ditemukan di warung kopi maupun lapo tuak, para pemain membelinya secara terang-terangan.

Bacaan Lainnya

Bahkan, para jurtul (juru tulis) dan warga penebak nomor terkesan tidak takut lagi terhadap dampak perbuatannya dijerat hukum.

Perputaran judi tebak angka di Dairi diputar setiap hari, mulai putaran Sgp, Sdy dan Hk. Dugaannya kegiatan bisnis haram ini dikoordinir oleh bandar yang disebut-sebut bernama Alex Sihombing.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ASPIRASI.news, bahwa bandar judi togel di Dairi, Alex Sihombing sudah tidak asing lagi bagi sebahagian kalangan masyarakat.

Mulusnya aktivitas bisnis haram tersebut diduga karena oknum aparat sudah berkolaborasi dengan penyandang dana (bandar) judi togel sehingga sampai saat ini masih terus berlangsung.

“Judi togel di kampung kami ini sudah sangat meresahkan. Tapi pihak kepolisian seolah-olah tidak mengetahui alias tutup mata mengenai aktivitas judi tersebut,” sebut salah seorang masyarakat yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada ASPIRASI.news, Senin (16/2/2025), di Sidikalang.

Ia menambahkan, bebasnya kegiatan judi togel di seluruh pelosok desa dan setiap sudut kecamatan di Kabupaten Dairi, membuat dengan mudahnya bandar judi togel meraup keuntungan dari masyarakat senilai ratusan juta rupiah.

“Kami sebagai masyarakat awam menduga bahwa maraknya judi togel di Dairi diduga karena kuatnya pengaruh bandar togel berkoordinasi dengan oknum-oknum tertentu, sehingga bebas dari sentuhan dan jeratan hukum,” tegasnya.

Dia berharap, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan segera menghentikan praktik judi togel karena dianggap sudah merusak tatanan sosial dan perekonomian masyarakat. Selain itu, supaya tidak menjalar dan merasuki anak di bawah umur yang merupakan generasi penerus bangsa di masa mendatang.

Sementara itu, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan ketika dicoba dihubungi ASPIRASI.news lewat sambungan telepon WhatsApp, Senin (16/2/2026), untuk mempertanyakan penegakan hukum terkait judi togel di wilayah hukumnya, tidak bersedia merespon dan mengangkat meski pun nada panggil berdering.

Begitu juga dengan Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Wilson Manahan Panjaitan, beberapa kali dihubungi tidak memberikan respon sama sekali. | R.01/R.02/GERTOB

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *