Hengki Sihombing Raih Penghargaan 25 Tokoh Berkontribusi Penanganan Covid-19

PENGHARGAAN : Direktur Operasi Kartu Prakerja, Hengki Sihombing (paling kiri) meraih penghargaan ‘The Pioneer’ apresiasi yang diberikan untuk tokoh maupun entitas yang berkontribusi besar dalam penanganan pandemi Covid-19. (Ist)
PENGHARGAAN : Direktur Operasi Kartu Prakerja, Hengki Sihombing (paling kiri) meraih penghargaan ‘The Pioneer’ apresiasi yang diberikan untuk tokoh maupun entitas yang berkontribusi besar dalam penanganan pandemi Covid-19. (Ist)

Jakarta, ASPIRASI – Direktur Operasi Kartu Prakerja Hengki Sihombing meraih penghargaan ‘The Pioneer’ anugerah Katadata25 dalam kategori ekonomi. Apresiasi itu diberikan untuk tokoh maupun entitas yang dianggap berkontribusi besar dalam penanganan pandemi Covid-19.

Bak membangun candi dalam semalam, Program Kartu Prakerja dilahirkan dalam ketergesaan untuk membantu menangani persoalan sosial di masa Covid-19.

Bacaan Lainnya

Direktur Operasi Kartu Prakerja Hengki Sihombing menceritakan masa-masa sulit ketika mendapat tugas dari Presiden Jokowi dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto agar Prakerja bisa diluncurkan dalam tiga pekan setelah Surat Keputusan diberikan pada 17 Maret 2020.

“Awalnya saya tidak bisa membayangkan sebuah produk teknologi berskala besar harus bisa dipakai masyarakat hanya dalam hitungan minggu. Sebagai orang produk dan teknologi, saya tertarik karena ini program pemerintah untuk membantu orang banyak. Puji Tuhan, server kami kuat meski saat itu menerima 5 juta pendaftar sekaligus. Ini semua berkat kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk dunia privat yang berkontribusi memberikan engineer-nya untuk membantu set-up awal sistem Prakerja,” urai Hengki.

Hingga akhir tahun 2022, Prakerja berhasil melayani 16,4 juta peserta dengan total anggaran Rp59 triliun. “Kami bersyukur sebagai organisasi baru mampu menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Tak hanya uang, tapi juga pelatihan untuk meningkatkan skill angkatan kerja. Dari coding sampai tata rias salon,” ujar Hengki.

Dalam acara pemberian penghargaan itu, CEO Katadata Metta Dharmasaputra mengatakan apresiasi Katadata25 merupakan cara untuk saling berbagi dan bersyukur karena keberhasilan melewati masa pandemi yang sangat sulit.

“Dari spirit-spirit cerita yang ada, juga gerakan-gerakan bersama bagaimana mengatasi problem kemanusiaan, saya merasa masih banyak pihak yang harusnya diberi apresiasi. Dari Katadata 25, kita mulai dari titik hari ini, menular ke seluruh rakyat Indonesia, agar kita tetap optimistis menyambut masa depan Indonesia,” kata Metta.

Penerima penghargaan lain adalah Mayjen Tugas Ratmono yang saat itu memimpin RS Darurat Covid-19. “Banyak sekali problematika dalam tugas ini. Saya menerapkan di sana sebagai medan perang. Yang menyenangkan, semua relawan bekerja satu tujuan untuk memberikan yang terbaik untuk pasien Covid. Di sinilah kita harus bicara data, menerapkan data dengan valid,” kata purnawirawan TNI AD yang terakhir kali menjabat sebagai Kepala Pusat Kesehatan Tentara Nasional Indonesia.

Penerima Katadata25 lainnya antara lain Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Special Award), mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo (Leadership Award), Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (The Game Changer), Peduli Lindungi (The Pioneer) dan The Booster (The Mover).

sumber | RELIS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *