TPPS Samosir Ikuti Penilaian Penurunan Stunting

Samosir, ASPIRASI.news | Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Samosir mengikuti penilaian kinerja terhadap 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting kabupaten/kota se-Sumatera Utara, digelar secara daring melalui virtual zoom.

Turut ikut dalam kegiatan ini yakni, Wakil Bupati Samosir Drs. Martua Sitanggang, MM selaku Ketua TPPS didampingi Asisten II Hotraja Sitanggang, Plt Kadis PUTR Rudimanto Limbong, Sekdis Kominfo Denri Sihaloho, Dinas P3AP2KB, Bappeda Litbang, Dinas Sosial PMD, Dinas Kesehatan.

Bacaan Lainnya

Acara ini dibuka oleh Kabid PPM Bappedalitbang Sumut, Ika Hardina Lubis, dengan tim penilai dan panelis dari beberapa instansi lainnya.

Ketua TPPS Samosir, Martua Sitanggang, menjelaskan Visi RPJMD Samosir tahun 2021-2026 yaitu terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan bermartabat secara ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Martua menyampaikan, dengan berbagai upaya intervensi dari lintas sektor dan sinergitas bersama Forkopimda, Pemkab Samosir berhasil menurunkan angka prevelensi stunting pada Tahun 2023, sebesar 3,9 % dari tahun sebelumnya.

“Tahun 2022 prevalensi stunting sebesar 26,3 persen dan tahun 2023 menjadi 22,4 persen, terjadi penurunan dari tahun ke tahun”, jelasnya.

Sejalan dengan itu, dalam upaya percepatan penurunan stunting, Bupati Samosir telah mengeluarkan sejumlah regulasi dan peraturan.

Selain melaksanakan 8 aksi konvergensi, Pemkab Samosir juga melakukan program praktik baik dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Kemudian, ada satu program yang cukup bermanfaat yakni program Bunga Desa (Bupati/Wakil Bupati Ngantor di Desa).

“Melalui program Bunga Desa seluruh pelayanan dibawa ke desa selama satu hari penuh, termasuk diantaranya penyuluhan stunting, pemberian makanan tambahan untuk balita dan pemeriksaan kesehatan secara gratis”, terang Martua. | Muba Naibaho

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *