Poltekkes Kemenkes Medan Siapkan Perawat Go Internasional ke Jerman

DAIRI, ASPIRASI.news – Situasi ketenagakerjaan di sektor kesehatan Jerman kini berada pada titik mengkhawatirkan. Kebutuhan layanan medis yang terus menerus meningkat tidak sebanding dengan ketersediaan tenaga profesional. Kesenjangan ini melebar dari tahun ke tahun, memberikan tekanan serius terhadap sistem kesehatan nasional di negara tersebut.

Sebagai respon, Pemerintah Jerman membuka peluang lebih luas bagi tenaga kesehatan internasional, termasuk perawat guna menjaga keberlangsungan layanan kesehatan. Kebijakan ini sekaligus menjadi angin segar bahkan peluang emas bagi tenaga kerja kesehatan dari Indonesia.

Bacaan Lainnya

Peluang tersebut ditangkap dengan sigap oleh Poltekkes Kemenkes Medan, khususnya program Studi D-III Keperawatan Dairi.

Melalui gagasan visioner Dr R.R Sri Arini Winarti Rinawati, lahirlah sebuah program inovatif bertajuk Deutsches Camp (Kampus Jerman) yang diresmikan pada 23 Oktober 2023.

Program tersebut dirancang sebagai wadah pembelajaran bahasa Jerman yang komunikatif dan kontekstual, terutama dalam konteks keperawatan. Tidak sekedar belajar bahasa, Deutsches Camp menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan global, serta mempersiapkan diri menghadapi peluang studi dan kerja di negara berbahasa Jerman.

Lebih dari itu, program ini selaras dengan visi Poltekkes Kemenkes Medan dalam mencetak tenaga kesehatan vokasi yang berdaya saing global. Integrasi kemampuan bahasa asing menjadi nilai tambah strategis dalam meningkatkan kesiapan kerja lulusan di kancah internasional.

Dalam pelaksanaannya, Deutsches Camp dibagi ke dalam empat kelas tematik yang unik dan filosofis. Mahasiswa tingkat awal ditempatkan dalam Wurzelklasse (kelas akar) sebagai fondasi pembelajaran. Mahasiswa tingkat akhir mengikuti Stammklasse (kelas batang) untuk memperkuat kemampuan.

Para dosen dan tenaga kependidikan tergabung dalam Blattklasse (kelas daun), sementara peserta dengan minat khusus bekerja di Jerman mengikuti kelas Deutsch Dreamers.

Kegiatan pembelajaran dipandu oleh instruktur lulusan Bahasa Jerman yang tinggal bersama mahasiswa di asrama. Pola ini memungkinkan praktik bahasa secara langsung dalam kehidupan sehari-hari, menciptakan suasana imersif yang efektif.

Program ini juga berada di bawah pendampingan akademik Dr. Surya Hutagalung, sehingga kualitas pembelajaran tetap terjaga.

Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, Deutsches Camp mulai menunjukkan hasil nyata. Sebanyak 11 lulusan telah melanjutkan pelatihan intensif di LPK Binawan di Surabaya, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal SDM Kesehatan Kemenkes RI. Mereka kini mempersiapkan diri mencapai kompetensi bahasa Jerman level B2 sebagai syarat bekerja di rumah sakit di Jerman.

Herlisa Barimbing, Elyesa Sianturi, Pahala Yosafat Simarmata, Yenita Kristin Sinambela, Yulia Katerin Primsa Sinamo, Frengki Sudiarno Munte, Gideon Akrianto Banurea, Hendryk Gultom, Vico Steven Pangaribuan, Dame Kristian Panjaitan dan Bezalel Sinaga menjadi bagian dari generasi perintis yang diharapkan segera berangkat ke Jerman pada akhir tahun ini sebagai perawat profesional.

Tidak berhenti di situ, semangat yang sama juga tumbuh di kalangan mahasiswa aktif. Sebanyak 12 mahasiswa tingkat akhir telah menyatakan minat untuk mengikuti jejak tersebut.

Mereka saat ini menjalani kelas intensif bahasa Jerman di bawah bimbingan instruktur Desy Angraini Sitompul, S.Pd.

Deutsches Camp bukan sekadar program pembelajaran bahasa. Ia adalah jembatan yang menghubungkan mimpi anak bangsa dengan peluang global. Dari ruang kelas sederhana di Dairi, langkah-langkah kecil sedang disusun menuju panggung dunia.

Jika konsistensi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Deutsches Camp akan menjadi model pengembangan pendidikan vokasi berbasis global yang menginspirasi institusi lain di Indonesia. Sebuah bukti bahwa dari daerah, kualitas dan daya saing internasional dapat dilahirkan. | Mans

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *