DAIRI, ASPIRASI.news – Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala mengungkapkan, bahwa berbagai program prioritas Pemkab Dairi mulai menunjukkan hasil nyata di tengah masyarakat. Pemda terus berupaya memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tetapi harus dapat dirasakan sampai ke desa dan pelosok kecamatan.
Wahyu Sagala membeberkan, salah satu fokus utama Pemkab Dairi saat ini adalah perbaikan jalan. Pada tahun 2026, Pemkab Dairi melaksanakan program perbaikan jalan di seluruh 15 kecamatan dengan penanganan kurang lebih 6 kilometer di setiap kecamatan. Program ini ditargetkan selesai sebelum tanggal 17 Agustus 2026.
Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Dairi saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Harkitnas ke-118, Rabu (20/5/2026), di halaman kantor Bupati Dairi.
Selain itu, Wahyu Sagala menjelaskan, bahwa Pemkab Dairi memperoleh penghargaan dari Kemendari atas capaian penurunan tingkat pengangguran, yang disertai dana apresiasi sebesar Rp1 miliar.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Melalui program tersebut, pemerintah melaksanakan 15 unit pekerjaan swakelola yang tersebar di Kecamatan Sumbul, Pegagan Hilir, Siempat Nempu Hilir, dan Sidikalang. Program ini sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat serta mempercepat pembangunan skala lingkungan.
Selanjutnya, sambung Wahyu, pemerintah juga melaksanakan perbaikan jalan lingkungan sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat dan kebutuhan pelayanan sosial kemasyarakatan. Pemerintah memahami bahwa akses jalan lingkungan yang baik akan mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan kegiatan keagamaan.
Pemkab Dairi juga melaksanakan pembangunan di kawasan Lae Ambat dan SD Sitinjo melalui limpahan pekerjaan dari paket eks Parongil, sehingga anggaran yang tersedia tetap dapat dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran bagi kebutuhan masyarakat.
“Tidak hanya itu, melalui program CSR Bupati Dairi, pemerintah turut memberikan dukungan bagi kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat berupa 12 paket bantuan bagi rumah ibadah, baik gereja maupun mesjid. Ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kehidupan sosial dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Dairi,” ujarnya. | Gerson





