Bupati Samosir Salurkan Pupuk dan Alsintan Gratis

Samosir, ASPIRASI.news – Sebagai bentuk komitmen dalam membantu petani, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom didampingi Danramil Pangururan AZM Siregar dan Camat Pangururan Robintang Naibaho, kembali menyalurkan bantuan pupuk organik cair gratis dan Alsintan kelompok tani, di kantor Dinas Ketapang dan Pertanian Samosir, Jumat (7/6).

Bantuan yang diserahkan secara simbolis tersebut bersumber dari APBN serta APBD Samosir, diantaranya 10 unit traktor roda 2, pompa air 5,5 hp/3Inc sebanyak 44 unit, pompa air 8,5 hp/4Inc sebanyak 3 unit, pupuk organik cair sebanyak 10.832 liter kepada 245 Poktan, pembenahan EM4 7.100 liter untuk 242 Poktan dan Molase sebanyak 6.700 liter kepada 202 Poktan.

Bacaan Lainnya

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom mengatakan, bahwa  Pemkab Samosir komit membantu petani dengan memberikan  pupuk  organik cair dan alat-alat pertanian. Inovasi dengan menjalin sinergitas pemerintah daerah dengan provinsi maupun pusat terus diupayakan guna mendapatkan bantuan kepada petani.

Disamping meningkatnya kuota pupuk kimia bersubsidi di Samosir,  Vandiko tetap mendorong petani untuk mau belajar dalam pembuatan pupuk organik.

Sebagaimana komitmen untuk membantu sertifikasi pupuk organik buatan petani, Bupati Samosir menyebutkan bahwa kementerian pertanian sudah mengeluarkan hasil uji laboratorium dan pupuk organik dari Kabupaten Samosir sudah lolos uji.

“Pemberian pupuk gratis ini hanya stimulan, pupuk organik dari Samosir sudah lolos uji, kita tinggal membangun rumah produksinya. Selain digunakan untuk kebutuhan bertani juga akan dapat dijual guna memberikan nilai tambah bagi petani”, ucap Vandiko.

Plt Kadis Pertanian, Tumiur Gultom mengatakan, pemberian bantuan traktor roda dua dan pompa air untuk mendukung petani yang sebelumnya tidak menanam padi namun rela beralih.

Selain meningkatkan  indeks tanam padi sawah dan padi Gogo, hal ini juga sebagai upaya antisipasi menghadapi darurat pangan yang diprediksi terjadi di Indonesia.

Tumiur mengatakan, Pemkab Samosir mendapat 500 ha kuota untuk penanaman padi gogo dari Kementan dan baru 170 ha CPCL yang tersedia, maka diharapkan petani memperluas lahan untuk memanfaatkan bantuan tersebut. | Muba Naibaho

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *