HUMBAHAS, ASPIRASI.news – Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengalami longsor, dan tumbangnya tiang listrik. Akibatnya, akses transportasi darat terganggu dan terjadinya pemadaman listrik di sejumlah desa.
Menyikapi hal itu, Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan memerintahkan kepada Organisai Perangkat Daerah (OPD) terkait agar segera sigap dan tanggap turun ke lapangan menangani kejadian tersebut.
Bupati Humbahas juga menghimbau, agar masyarakat untuk tetap waspada khususnya bagi warga yang tinggal di lereng jalur perbukitan. Sebab potensi longsor susulan kemungkinan masih ada mengingat hujan diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan informasi, longsor terjadi pada Selasa (25/11/2025), sekira pukul 19.43 WIB. Pada malam itu juga, dua unit alat berat milik Pemkab Humbahas dikerahkan guna melakukan pembersihan material tanah longsor.
Petugas gabungan terdiri dari pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat gotong royong membersihkan material longsor dan perbaikan instalasi listrik.
Dalam hal ini, pemerintah akan terus melakukan penanganan hingga seluruh akses transportasi darat kembali berjalan normal.
Beberapa desa yang mengalami tanah longsor diantaranya, Desa Panggugunan Kecamatan Pakkat, dan Desa Onan Ganjang menuju Desa Sihikkit Kecamatan Onan Ganjang.
Hingga saat ini penanganan masih berlangsung di Desa Sihikkit. Selain itu, penanganan jalan juga dilaksanakan di Pangungkitan Pusuk, Parlilitan tepatnya di Sampean dan jembatan Aek Bottar. | Saut





