Dinas PUTR Toba Hotmix Jalan Sepanjang 39,763 Km

Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUTR Toba, Saur Sitorus ST
Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUTR Toba, Saur Sitorus ST

TOBA, ASPIRASInews – Sepanjang tahun anggaran 2024, Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Toba telah melakukan peningkatan jalan hotmix sepanjang 39,763 kilometer.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas PUTR Toba, Saur Sitorus ST, Jumat (28/2/2025).

Bacaan Lainnya

Saur Sitorus membeberkan, jalan yang dihotmix adalah ruas jalan dalam Kota Balige (Jalan Pardede Onan) sepanjang 490 meter, Pangasean-Hutanamora sepanjang 2,190 meter, Simpang Narumonda-Sipnggol sepanjang Dolok 6,610 meter.

Kemudian, ruas jalan Soposurung-Hinalang sepanjang 2,324 meter, Lumban Pea-Parendean sepanjang 5,480 meter, Sibisa-Parendean sepanjang 11,290 meter.

Selanjutnya, ruas jalan Hatinggian-Parendean sepanjang 6,240 meter, Simatupang-Lumban Gala-gala sepanjang 1,780, Lobujior-Adian Baja sepanjang 2,900 meter dan ruas jalan Sibulele-Bonan Dolok sepanjang 459 meter.

Ruas Jalan Lumbanpea – Parendean
Ruas Jalan Lumbanpea – Parendean

Saur Sitorus menambahkan, walaupun jalan Kabupaten Toba telah dihotmix sepanjang 39,763 Km, hal itu tidak berdampak signifikan terhadap persentase peningkatan jalan secara keseluruhan di Kabupaten Toba. Karena setiap tahun juga terdapat degradasi jalan mantap yang menurun.

“Tahun ini memang kita perbaiki sepanjang 39 kilometer, namun tidak serta merta persentase jalan mantap kita meningkat. Karena sepanjang tahun, kualitas jalan mantap kita juga menurun,” ujarnya.

Saur mencontohkan, jalan yang diperbaiki Dinas PUTR Toba pada tahun 2018 sudah mulai rusak. Jadi setiap tahun diperbaiki jalan, tapi setiap tahun juga kualitas mantap jalan.

Menanggapi jalan yang diperbaiki oleh Dinas PUTR Toba, Andron Panjaitan warga Lobujior Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintupohan Meranti menyampaikan ungkapan rasa terima kasih.

“Kami sudah menunggu ini sejak lama. Sejak desa ini berdiri, baru inilah pertama kali jalan di desa kami hotmix, sebelumnya hanya lapen,” sebut Andron.

Dia berharap, agar sisa jalan sepanjang hampir 5 kilometer yang belum dihotmix di Desa Meranti Timur semoga bisa segera dihotmix juga. | Red/Rel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *