HUMBAHAS, ASPIRASI.news – Dinas Pariwisata Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) terkesan mengabaikan kemajuan objek wisata Aek Sipangolu, yang berada di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja.
Aek Sipangolu yang pernah menjadi primadona objek wisata pada masanya tahun 1990 hingga tahun 2000-an, kini tidak lagi terjaga dan terawat dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Dinas Pariwisata.
Pengamatan ASPIRASI.news, Jumat (17/4/2026), tampak kondisi bangunan kolam renang dan kamar mandi sangat memprihatinkan dan tidak berfungsi dengan baik.

Saat berada di lokasi, ASPIRASI.news menemui salah satu warga sekitar di lokasi Aek Sipangolu.Ia mengatakan, bahwa Aek Sipangolu yang dulunya pernah menjadi objek wisata andalan di Humbang Hasundutan sekarang sudah sepi dari kunjungan wisatawan.
“Tidak ada lagi wisatawan yang berkunjung. Lae bisa lihat warung di sekitaran sini pun sudah tutup semua karena tidak adanya kunjungan wisata,” ujarnya.
Padahal, lanjutnya, Aek Sipangolu dulu sangat terkenal dan selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal dan domestik. Bahkan, mantan Gubernur Sumut EWP Tambunan dan mantan Wakil Gubernur Sumut Lundu Panjaitan sudah pernah berkunjung ke Aek Sipangolu dimana konon airnya bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit.
“Kami sangat kecewa Dinas Pariwisata Kabupaten Humbahas melupakan Aek Sipangolu yang merupakan tempat bersejarah pada masa penjajahan Belanda. Tidak ada lagi perawatan dan pembenahan yang dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata,” ungkapnya.
Masyarakat berharap, Bupati Humbahas Oloan Nababan agar memberikan perhatian serius terhadap pengembangan objek wisata Aek Sipangolu. Bila perlu pada tahun mendatang bisa menampung anggaran pemeliharaan situs-situs objek wisata bersejarah di Kabupaten Humbahas. | Mangapul Sihombing





